Rutan Balige Dorong Ketahanan Pangan Nasional Lewat Pemanfaatan Lahan Produktif di Desa Longat

Balige — Jumat 17 Oktober 2025 Ribaknews.id

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara terus berkomitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui kegiatan pembersihan dan pemanfaatan lahan produktif. Kegiatan ini dilaksanakan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Balige, berlokasi di Desa Longat, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, pada Jumat (17/10).

Kegiatan pembersihan lahan tersebut dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Noel Tobing bersama Kasubsi Pelayanan Tahanan, Lindi Nainggolan, dengan melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan jajaran petugas Rutan Balige. Langkah ini menjadi tahap awal sebelum dilakukan penanaman jagung, yang menjadi salah satu komoditas utama dalam mendukung ketahanan pangan.

Kepala Rutan Balige, David Nicolas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya membangun kemandirian warga binaan. “Pembersihan lahan ini bukan hanya persiapan tanam, tetapi juga simbol dari kerja produktif warga binaan Rutan Balige. Melalui kegiatan pertanian, kami ingin menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, dan kemandirian bagi mereka,” ujarnya.

David menegaskan, program pertanian di SAE Balige merupakan bentuk nyata kontribusi Rutan terhadap kedaulatan pangan nasional sekaligus memperkuat nilai-nilai pembinaan. “Kami ingin setiap warga binaan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Dengan cara ini, pemasyarakatan bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga ruang produktif yang memberi manfaat,” tambahnya.

Melalui pemanfaatan lahan ini, Rutan Balige berupaya menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan dan berbasis ekonomi produktif. Program tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), yang menekankan pentingnya pembinaan kemandirian di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Selain memberi dampak ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat citra positif Rutan Balige sebagai institusi yang kolaboratif dan solutif. Melalui sinergi petugas dan warga binaan, lahan yang semula tidak termanfaatkan kini menjadi lahan produktif yang memberi nilai tambah bagi lembaga dan masyarakat sekitar.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyuarakan semangat “RUBAGE KERAS!” — singkatan dari Kolaboratif, Edukatif, Responsif, Amanah, dan Sinergi — sebagai cerminan tekad Rutan Balige untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi bangsa.

Rutan Balige Kolaboratif, Edukatif, Responsif, Amanah, dan Sinergi!
#Kemenimipas #Imipas #Ditjenpas #DitjenpasSumut #Pemasyarakatan #ImipasPRIMA #AstaCita #KetahananPangan #Akselerasi #RutanBalige #Balige #SAE #DesaLongat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *