Pemkab Samosir Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Humbang Hasundutan

Humbang Hasundutan – Senin 08 Desember 2025 Ribaknews.id

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menunjukkan solidaritas lintas daerah dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh rombongan Pemkab Samosir dan diterima Bupati Humbahas, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH, di Posko Bantuan Sosial Dinas Sosial Humbahas, Senin (8/12).

Bantuan ini menjadi wujud kepedulian nyata antar pemerintah kabupaten di kawasan Danau Toba, sekaligus mempertegas pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi situasi darurat bencana.

Kehadiran Pejabat Strategis dari Pemkab Samosir

Penyaluran bantuan diwakili oleh jajaran pejabat teknis dari Pemkab Samosir, di antaranya:

Hotraja Sitanggang, ST., MM – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Samosir

Sarimpol Simanihuruk, ST – Kalak BPBD Samosir

Jonni Sitanggang, SE – Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Samosir

Tobajaya Togatorop, ST – Perencana, Evaluasi dan Pelaporan BPBD Samosir

Hadirnya pejabat setingkat pimpinan BPBD dan Asisten Setdakab menunjukkan bahwa agenda ini tidak hanya bersifat simbolis, melainkan dukungan formal yang direncanakan melalui koordinasi kelembagaan. Pemkab Samosir memastikan setiap bantuan disesuaikan dengan kebutuhan riil pengungsi di Humbahas.

Bupati Humbahas Beri Apresiasi: Solidaritas yang Menguatkan

Pada momen penyerahan, Bupati Humbahas tampak didampingi oleh:

Sabar Purba – Kalak BPBD Humbahas

Ober Munte – Plt. Kepala Dinas Sosial

Irma Simanungkalit – Plt. Kepala Dinas Kominfo

Bupati Oloan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Pemkab Samosir yang turut memberi dukungan moral maupun logistik bagi masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa bantuan lintas daerah seperti ini merupakan gambaran kuatnya nilai kebersamaan di Tanah Batak.

“Kerja sama dan kepedulian seperti ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Ini menunjukkan bahwa penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama,” ujar Bupati Oloan.

Sentuhan apresiatif ini sekaligus memperlihatkan kepemimpinan yang komunikatif dan mampu membangun jaringan dukungan antardaerah.

Rincian Bantuan: Fokus pada Kebutuhan Dasar Pengungsian

Bantuan dari Pemkab Samosir yang telah tercatat di posko antara lain:

Mi instan: 63 dus

Beras 5 kg: 300 sak

Susu UHT: 68 dus

Biskuit/Regal: 10 dus

Sarden: 1 dus

Pakaian bekas: 7 goni + 8 dus

Komposisi bantuan ini menyasar kebutuhan konsumsi cepat saji, terutama bagi keluarga yang berada di titik pengungsian. Beras dan mi instan menjadi sumber karbohidrat utama, sementara susu UHT dan biskuit menjadi dukungan energi bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Meskipun beberapa jenis bantuan jumlahnya tidak besar, keseluruhan paket ini tetap mempunyai dampak strategis dalam menutup kebutuhan harian para korban bencana selama masa tanggap darurat.

Distribusi Siap Digencarkan ke Titik-Titik Pengungsian

Setelah proses serah terima, BPBD dan Dinas Sosial Humbahas langsung melakukan pencocokan data logistik untuk memastikan barang masuk ke sistem distribusi posko. Bupati memastikan bahwa seluruh bantuan akan segera disalurkan ke lokasi terdampak dan titik pengungsian tanpa menunggu waktu lama.

Model distribusi ini mengikuti alur standar BPBD, yaitu:

1. Pencatatan bantuan di posko induk.

2. Pengelompokan berdasarkan jenis dan kebutuhan kecamatan.

3. Distribusi melalui tim gabungan BPBD, Dinsos, dan perangkat kecamatan.

Langkah cepat ini penting mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif dan potensi bencana susulan yang dapat menghambat akses jalan serta suplai logistik.

Makna Strategis Bantuan Lintas Daerah

Selain sebagai bantuan kemanusiaan, peristiwa ini juga mencerminkan penguatan hubungan antar pemerintah kabupaten di kawasan Danau Toba. Kerja sama semacam ini dapat menjadi pola ideal dalam manajemen bencana, mitigasi, hingga penyusunan protokol respons darurat regional.

Solidaritas Pemkab Samosir ini juga menciptakan efek berantai positif, mendorong daerah lain untuk berkontribusi dan menunjukkan bahwa koordinasi lintas wilayah mampu mengurangi beban daerah terdampak.

Jonaer Silaban
Diterbitkan: 09 Desember 2025
Redaksi: ribaknews.id — Aktual, Kritis, dan Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *