Operasi Zebra Toba 2025 di Humbahas Masuki Hari Keempat: Edukasi Diperkuat, Pelanggaran Ringan Masih Tinggi

Humbang Hasundutan — Kamis 20 November 2025 Ribaknews.id

Pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2025 di wilayah hukum Polres Humbang Hasundutan memasuki hari keempat pada Kamis (20/11/2025). Meski agenda operasi terus digencarkan, Polres Humbahas kembali menegaskan fokus pada pendekatan preemtif dan preventif untuk mendorong kesadaran tertib berlalulintas. Sejauh ini, hasil menunjukkan nihil kecelakaan dan nihil tilang, namun 85 teguran masih tercatat pada hari keempat. Angka ini menandakan bahwa edukasi tetap menjadi kunci utama yang didorong jajaran Satlantas.

Fokus Edukasi dan Pendekatan Humanis

Sejak pagi, personel Satuan Lalu Lintas Polres Humbang Hasundutan melaksanakan kegiatan preemtif secara masif dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat. Metodenya bukan sekadar razia biasa, tetapi pendekatan humanis melalui sambang komunitas kendaraan roda dua dan roda empat, dialog langsung dengan pengendara, serta penyampaian pesan keselamatan secara persuasif.

Pendekatan ini turut diperkuat dengan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah tingkat SMA sederajat di Kabupaten Humbang Hasundutan. Pelajar dianggap sebagai kelompok strategis karena sering berada di jalan dan berpotensi menjadi agen perubahan perilaku tertib berlalu lintas. Para personel memberikan edukasi mengenai penggunaan helm berstandar SNI, larangan mengendarai kendaraan tanpa SIM, serta bahaya penggunaan ponsel saat berkendara.

Di sisi lain, Satlantas juga melakukan sosialisasi ke loket-loket angkutan umum. Para sopir dan kru angkutan mendapatkan penekanan mengenai pentingnya kelengkapan surat-surat kendaraan, kepatuhan terhadap aturan trayek, hingga kewaspadaan saat menurunkan atau menaikkan penumpang. “Supir angkot itu kadang seperti superhero lokal. Sayangnya, tanpa aturan, superheronya bisa lupa rem,” ujar salah satu personel dengan gaya akrab yang membuat peserta sosialisasi tertawa.

Aktivitas Operasi Meningkat Signifikan

Data pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2025 menunjukkan peningkatan aktivitas pada hampir seluruh lini pelaksanaan. Hal ini menegaskan keseriusan Polres Humbahas dalam menjaga stabilitas keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayahnya.

Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Humbahas AKP Mantho Pandiangan menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, terarah, dan efektif. “Sosialisasi ke loket angkutan umum, sekolah, pembagian brosur himbauan keselamatan kepada pengendara, serta pemasangan spanduk tertib berlalulintas terus kita laksanakan secara maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, upaya persuasif dilakukan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari strategi membangun budaya tertib lalu lintas jangka panjang. “Personel bertugas sesuai SOP dan tetap mengedepankan sisi humanis. Kita ingin memberikan pemahaman, bukan ketakutan,” tambah AKP Mantho.

85 Teguran, 0 Tilang, 0 Kecelakaan: Apa Artinya?

Memasuki hari keempat, Polres Humbahas mencatat 0 kasus kecelakaan lalu lintas, 0 penilangan, dan 85 teguran kepada pengendara yang ditemukan melakukan pelanggaran ringan. Data ini menunjukkan dua hal penting:

1. Aspek keselamatan meningkat, karena tidak ada kecelakaan yang tercatat selama pelaksanaan operasi.

2. Pelanggaran ringan masih terjadi, sehingga ruang edukasi tetap terbuka lebar.

Pelanggaran yang dominan antara lain tidak menggunakan helm, berkendara tanpa kelengkapan surat-surat, serta tidak menyalakan lampu utama saat siang hari. Mayoritas pelanggar merupakan pengendara roda dua yang masih menganggap “perjalanan dekat tidak perlu helm”, sebuah anggapan yang berulang kali menjadi pemicu kecelakaan serius.

Taktik tanpa tilang di hari keempat menandakan strategi edukatif lebih ditonjolkan, meskipun di hari-hari tertentu penindakan tegas tetap relevan untuk memberikan efek jera. Pendekatan ini dinilai adaptif dan sesuai karakteristik masyarakat setempat yang lebih mudah menerima pesan melalui dialog.

Pesan Kasat Lantas: Budaya Tertib Harus Lahir dari Kesadaran

Kasat Lantas Polres Humbahas AKP Mantho Pandiangan berharap pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2025 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa budaya tertib berlalulintas tidak dapat dibangun dalam satu malam, tetapi dari pembiasaan dan pemahaman yang terus dipupuk.

“Kita ingin operasi ini tidak hanya mengurangi angka pelanggaran saat berlangsung, tetapi menumbuhkan kedisiplinan jangka panjang. Masyarakat harus melihat keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban,” tegasnya.

Ia juga meminta dukungan dari para orang tua, sekolah, tokoh masyarakat, serta komunitas motor untuk ikut menjadi juru kampanye keselamatan jalan.

Arah Operasi Selanjutnya

Pada hari-hari berikutnya, Polres Humbahas akan tetap mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, namun tidak menutup kemungkinan penegakan lebih tegas jika masih banyak pelanggar yang tidak mengindahkan imbauan. Spanduk himbauan, pembagian brosur, dan kegiatan dialogis akan terus dilaksanakan di berbagai lokasi strategis.

Dengan strategi berlapis ini, Polres Humbahas berharap Operasi Zebra Toba 2025 dapat menciptakan budaya tertib, aman, dan nyaman di seluruh ruas jalan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Jonaer Silaban

📝Redaksi: ribaknews.id — Aktual, Kritis, dan Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *