Humbang Hasundutan – Kamis 18 Desember 2025 Ribaknews.id
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur pascabencana menjadi prioritas utama tanpa mengabaikan hak kepegawaian aparatur. Dari total 666 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 yang menerima Surat Keputusan (SK) Bupati, sembilan orang di antaranya merupakan operator alat berat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang tidak dapat menghadiri penyerahan SK secara seremonial di Lapangan Bukit Inspirasi, Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Rabu (18/12/2025).
Ketidakhadiran sembilan operator alat berat tersebut bukan disebabkan kelalaian, melainkan karena mereka sedang melaksanakan tugas lapangan yang bersifat mendesak dan strategis, yakni pengerjaan jalan alternatif menuju Desa Batu Nagodang Siatas. Jalan tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat, terutama dalam memastikan kelancaran mobilitas, distribusi logistik, serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga pascabencana.
Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi aparatur teknis di lapangan, Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., mengambil langkah langsung dengan mengantarkan SK PPPK Paruh Waktu ke lokasi pengerjaan jalan alternatif tersebut. Bupati didampingi Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Humbang Hasundutan, Benyamin Nababan, bersama beberapa ASN dari Dinas PUTR dan BKPSDM.
Prioritas Lapangan di Atas Seremoni
Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu secara resmi sebelumnya dilaksanakan di Lapangan Bukit Inspirasi, Kantor Bupati Humbang Hasundutan, dan diikuti ratusan penerima SK lainnya. Namun, pemerintah daerah memahami bahwa dalam kondisi tertentu, terutama terkait penanganan dan pemulihan pascabencana, keberadaan tenaga teknis di lapangan jauh lebih penting dibandingkan kehadiran pada agenda administratif.
Sembilan operator alat berat Dinas PUTR tersebut merupakan bagian dari tenaga teknis yang secara langsung mengoperasikan alat berat untuk membuka dan memperbaiki akses jalan. Kehadiran mereka di lokasi pekerjaan menjadi faktor kunci agar proses pengerjaan jalan alternatif Batu Nagodang Siatas dapat berjalan sesuai target.
Kepemimpinan Hadir di Lokasi Kerja
Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan apresiasi atas tanggung jawab dan profesionalisme para operator alat berat yang tetap fokus bekerja demi kepentingan masyarakat. Menurut Bupati, aparatur yang bekerja di lapangan, terlebih dalam kondisi sulit, patut mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Dengan menyerahkan SK secara langsung di lokasi kerja, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin pekerjaan strategis terhenti hanya karena urusan administratif. Hak kepegawaian tetap dipenuhi, sementara pelayanan publik dan pemulihan infrastruktur tetap berjalan.
Makna Kebijakan Kepegawaian
Langkah pengantaran SK PPPK Paruh Waktu ke lokasi kerja mencerminkan kebijakan kepegawaian yang adaptif dan berorientasi pada kepentingan publik. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menempatkan efektivitas pelayanan masyarakat sebagai pertimbangan utama, tanpa mengurangi aspek legalitas dan administrasi pengangkatan PPPK.
Keberadaan PPPK Paruh Waktu, khususnya tenaga teknis lapangan, dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung program pembangunan dan penanganan kondisi darurat. Operator alat berat menjadi garda terdepan dalam memastikan akses wilayah tetap terbuka dan aman digunakan masyarakat.
Urgensi Jalan Alternatif Batu Nagodang Siatas
Jalan alternatif menuju Desa Batu Nagodang Siatas memiliki peran penting dalam menjaga konektivitas wilayah. Jalur tersebut menjadi akses utama bagi warga untuk beraktivitas serta mendukung distribusi kebutuhan pokok. Pemerintah daerah menargetkan agar pengerjaan jalan alternatif dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Oleh karena itu, keberlanjutan pekerjaan di lapangan menjadi prioritas, dan keputusan operator untuk tetap bekerja dinilai sebagai bentuk pengabdian terhadap kepentingan publik.
Peristiwa pengantaran SK PPPK Paruh Waktu ke lokasi kerja operator alat berat tidak hanya menggambarkan pemenuhan administrasi kepegawaian, tetapi juga mencerminkan gaya kepemimpinan yang responsif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Dengan hadir langsung di lokasi kerja, Bupati Humbang Hasundutan menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk mendukung aparatur yang bekerja di garis depan pemulihan infrastruktur.
Langkah ini sekaligus memperkuat pesan bahwa pelayanan publik, terutama dalam situasi pascabencana, harus dijalankan secara cepat, adaptif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Terbit: 19 Desember 2025
Jonaer Silaban








