Tapanuli Utara, Minggu 24 Mei 2026.
Ribaknews.id
Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sektor pariwisata olahraga atau sport tourism melalui pelaksanaan SAFest 2026 di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara.
Didampingi Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan serta Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, Bupati secara resmi melepas sekaligus ikut menjadi peserta kegiatan Muara–Sibandang Gowes 2026 dan Open Water Swimming (OWS) Sibandang–Muara yang dipusatkan di Desa Sibandang, Kecamatan Muara.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari puncak rangkaian Sepekan Art Festival (SAFest) 2026 yang diinisiasi Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan IAKN Tarutung bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak kampus yang dinilai berhasil menghadirkan event kreatif berbasis potensi wisata alam Danau Toba.
Menurutnya, kawasan Muara dan Pulau Sibandang memiliki daya tarik besar yang harus terus dikembangkan agar mampu menjadi destinasi sport tourism unggulan di tingkat nasional.
“Keindahan alam Danau Toba di Muara dan Pulau Sibandang adalah anugerah yang harus dimaksimalkan potensinya. Melalui SAFest 2026, kita membuktikan bahwa Tapanuli Utara siap menjadi tuan rumah wisata olahraga nasional,” ujar Bupati.
Ajang Muara–Sibandang Gowes diikuti sebanyak 104 peserta dari berbagai daerah dengan rute sepanjang 26,75 kilometer. Para peserta memulai perjalanan dari Desa Sitanggor, menyeberang menuju Pulau Sibandang, lalu finis di Hotel Pantai Libra Muara.
Sementara itu, cabang Open Water Swimming (OWS) juga mendapat antusiasme tinggi dengan diikuti 23 peserta dari berbagai daerah seperti Tapanuli Utara, Toba, Labuhan Batu, Pematangsiantar hingga Tangerang.
Para peserta berhasil menaklukkan lintasan renang sejauh 1,2 kilometer dari Pulau Sibandang menuju Muara. Menariknya, kegiatan tersebut juga diikuti dua peserta perempuan serta seorang anak berusia tujuh tahun yang turut ambil bagian dalam tantangan renang perairan terbuka tersebut.
Usai menyelesaikan lintasan utama, kegiatan dilanjutkan dengan OWS Race atau lomba cepat sejauh 600 meter yang diikuti 11 peserta.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah atraksi “Ngopi di Tengah Danau Toba”. Panitia dan peserta menikmati kopi khas Tapanuli Utara di tengah perairan Danau Toba sebagai bagian promosi wisata unik yang dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap kolaborasi bersama dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata berkelanjutan.
Sebelumnya, rangkaian SAFest 2026 juga telah sukses menggelar Colour Run dan Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Tingkat Nasional yang berlangsung meriah di Tapanuli Utara.
Diterbitkan Media Ribak News ID
Penulis/Redaktur













