Bupati Humbahas Tinjau Kerusakan Jalan Sampetua–Batunagodang: Akses Antar-Desa Terputus

Bupati Lakukan Peninjauan Langsung di Titik Rawan

ONAN GANJANG – Ribaknews.id

Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH., melakukan peninjauan langsung kondisi kerusakan jalan pada ruas Desa Sampetua hingga Desa Batunagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Senin (8/12). Kunjungan ini dilakukan setelah banjir dan longsor melanda kawasan tersebut dan memutus satu-satunya akses transportasi antar-desa yang selama ini menjadi jalur utama bagi masyarakat.

Sejak curah hujan tinggi mengguyur wilayah Humbahas dalam beberapa hari terakhir, sejumlah titik pada ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup serius. Hal itu tampak jelas ketika Bupati menelusuri jalur bersama jajaran perangkat daerah. Longsoran bahu jalan, penyempitan badan jalan, hingga material lumpur dan bebatuan terlihat menutup sebagian jalur, membuat kendaraan sulit melintas dan meningkatkan potensi kecelakaan.

Akses Terputus Akibat Banjir dan Longsor

Kerusakan yang terjadi bukan sekadar hambatan fisik. Warga Desa Sampetua dan Batunagodang Siatas mengaku mengalami gangguan aktivitas harian akibat akses terputus. Akses menuju sekolah, pasar, dan pelayanan kesehatan menjadi terhambat. Sebagian warga bahkan harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh, sementara hasil pertanian tertunda pengangkutannya karena kendaraan tidak dapat melewati jalan yang terganggu.

“Sejak banjir kemarin, jalan tidak bisa dilewati kendaraan. Banyak kegiatan warga yang tertunda,” ujar seorang warga saat berdialog dengan rombongan Bupati. Kondisi ini tentu berdampak langsung pada perekonomian lokal, yang sangat bergantung pada kelancaran distribusi hasil bumi.

Bupati Lakukan Peninjauan Langsung di Titik Rawan

Bupati Oloan meninjau kondisi jalan secara detail dari titik ke titik. Di beberapa lokasi, bagian bahu jalan tampak amblas dan menyisakan struktur yang rapuh. Sisa material banjir dan longsor yang belum dibersihkan membuat kondisi semakin berbahaya jika dilalui kendaraan bermuatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati berdialog dengan masyarakat dan pemerintah desa. Ia menyerap aspirasi warga yang berharap agar perbaikan jalan dapat dilakukan sesegera mungkin mengingat kondisi akses sangat vital bagi keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi.

“Kita akan upayakan percepatan penanganan. Jalan ini adalah kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Bupati.

Pemerintah Perintahkan Percepatan Penanganan Infrastruktur

Bupati kemudian meminta dinas teknis, terutama Dinas Pekerjaan Umum dan BPBD Humbahas, untuk segera melakukan pendataan teknis dan menyusun rencana kerja yang komprehensif. Pendataan ini mencakup identifikasi tingkat kerusakan, titik longsor aktif, serta kebutuhan alat berat untuk membuka akses awal.

Menurut Bupati, langkah cepat ini sangat diperlukan agar perbaikan darurat dapat segera dimulai. Selain itu, pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mempercepat proses dukungan teknis dan pembiayaan jika diperlukan.

“Saya sudah instruksikan agar pendataan dilakukan hari ini juga. Kita ingin perbaikan dimulai secepatnya. Jangan menunggu sampai masyarakat semakin terhambat,” tegasnya.

Langkah Darurat dan Jangka Panjang Disiapkan

Untuk jangka pendek, pemerintah daerah akan fokus pada pembersihan material longsor, penguatan bahu jalan, dan pembukaan jalur agar transportasi masyarakat kembali normal. Pengiriman alat berat juga menjadi prioritas, termasuk penempatan petugas di titik-titik rawan.

Sementara itu, langkah jangka panjang akan mencakup perbaikan struktur jalan secara permanen, pembangunan sistem drainase lebih kuat, dan penguatan tebing di beberapa titik yang berpotensi longsor. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi tahunan pada ruas-ruas jalan yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi.

Melalui peninjauan langsung ini, Bupati ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan respon cepat dan solusi nyata. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat seluruh proses perbaikan agar aktivitas warga dapat kembali normal dan roda perekonomian tetap bergerak.

Jonaer Silaban
Redaksi: ribaknews.id — Aktual, Kritis, dan Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *