Siborongborong, Jumat (13/2/2026) — Ribaknews.id
Menjelang bulan suci Ramadhan, pihak Lapas Kelas IIB Siborongborong menggelar kegiatan pengarahan kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) guna memastikan kesiapan pelaksanaan ibadah puasa berjalan tertib dan lancar. Kegiatan yang berlangsung di wilayah lapas Siborongborong dipimpin oleh KPLP Edison Ramos Tambunan bersama jajaran petugas.
Pengarahan dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Ramadhan, dengan fokus pada pembinaan spiritual, penguatan disiplin, serta penyampaian informasi terkait pelayanan dasar bagi warga binaan selama menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan dipimpin oleh KPLP Lapas bersama petugas pengamanan dan registrasi, serta diikuti seluruh warga binaan. Pihak lapas juga menekankan kerja sama seluruh WBP untuk menjaga suasana kondusif di lingkungan hunian.
Pengarahan dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026, beberapa waktu menjelang dimulainya bulan Ramadhan sebagai langkah antisipasi awal terhadap peningkatan aktivitas ibadah di dalam lapas.
Seluruh rangkaian pengarahan digelar di area lapas, dengan pembahasan khusus mengenai pengaturan aktivitas di setiap blok hunian agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan tertib dan aman.
Pihak lapas menyampaikan bahwa momentum Ramadhan membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta manajemen kegiatan yang baik. Selain itu, pengarahan bertujuan memastikan distribusi makanan sahur dan berbuka berjalan sesuai standar gizi, menjaga stabilitas keamanan, serta mengingatkan warga binaan tentang hak remisi yang tetap diproses sesuai ketentuan.
Dalam pelaksanaannya, lapas akan menerapkan sistem jadwal ibadah malam, termasuk Salat Tarawih dan tadarus Al-Qur’an, berdasarkan pembagian blok hunian. Layanan kesehatan melalui klinik lapas dipastikan tetap berjalan normal tanpa perubahan jadwal, sementara penyediaan takjil disiapkan sebagai dukungan bagi warga binaan yang menjalankan puasa. Petugas juga mengimbau agar setiap warga binaan menjaga kesehatan dan segera melapor apabila mengalami keluhan selama berpuasa.
Di akhir pengarahan, bagian registrasi menjelaskan bahwa proses pengusulan remisi khusus hari raya tetap berlangsung, dengan syarat perilaku yang baik dan kepatuhan terhadap aturan selama menjalani masa pembinaan.
Secara umum, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah rutin lembaga pemasyarakatan dalam menjaga keseimbangan antara pembinaan spiritual, pelayanan dasar, dan ketertiban internal menjelang periode ibadah yang intensif. Pihak lapas berharap suasana religius yang tertib dapat mendukung proses pembinaan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga binaan selama Ramadhan.
Diterbitkan Media Ribak News
Penulis: Jonaer Silaban








