Tujuh Siswa Humbahas Lulus Gasing Intensive Program, Bupati Sambut dengan Apresiasi Tinggi

Bupati Sambut Tujuh Peserta GIP 2025

Humbang Hasundutan – Ribaknews.id

Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH., menyambut tujuh peserta didik yang telah menyelesaikan Gasing Intensive Program (GIP) di Jakarta, sebuah program pembinaan matematika tingkat lanjut yang berlangsung sejak 4 Maret hingga 16 November 2025. Penyambutan itu digelar di Ruang Inspirasi, Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Jumat (21/11/2025).

Program GIP merupakan salah satu ajang pembinaan matematika paling intensif di Indonesia, yang dirancang untuk mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi nasional hingga internasional. Tujuh peserta dari Humbang Hasundutan dinilai berhasil mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan menunjukkan peningkatan kemampuan yang signifikan.

Peserta Didik Terpilih dari Berbagai Sekolah

Adapun peserta yang mengikuti GIP 2025 tersebut yaitu:

Richard Cristian Banjarnahor (UPT SMPN 002 Pasaribu, Doloksanggul)

Yurcel Rifaldi Purba (UPT SDN 012 Sirisirisi)

Gian Asher Panjaitan (SD Swasta Santa Maria Doloksanggul)

Dwi Calisya Sinaga (SD Swasta Bintang Kejora Lintongnihuta)

Burju Manarinhon Purba (UPT SDN 019 Lumban Purba)

William Johan Banjarnahor (UPT SDN 053 Parsingguran)

Tri Bintang Munthe (UPT SDN 005 Bonanionan)

Enam dari peserta ini merupakan peraih prestasi pada Olimpiade Matematika Gasing Tingkat Nasional 2025, sementara seorang peserta, Richard Cristian Banjarnahor, juga tercatat sebagai peserta Young Genius Program (YGP) 2023, sebuah program talenta nasional.

Prestasi Nasional dan Internasional

Selama mengikuti pembinaan intensif ini, para peserta tidak hanya memperdalam materi matematika, tetapi juga aktif mengikuti berbagai kompetisi. Hasilnya, mereka membawa pulang deretan prestasi yang membanggakan daerah, di antaranya:

1. Medali perak dan perunggu pada Factorial Mathematic Competition (FMC) 2025

2. Medali perak pada Smart AI and Tech Rich Rising Indonesia (SATRIA)

3. Medali perunggu pada Australian Math Competition (AMC) 2025

4. Partisipasi terpilih pada Photon Science Competition (PHSC) 2025

Keikutsertaan pada AMC dan PHSC menjadi indikator bahwa siswa Humbang Hasundutan telah mampu bersaing pada ajang berstandar internasional.

Bupati Apresiasi dan Tekankan Pentingnya Transfer Ilmu

Dalam sambutannya, Bupati Oloan Nababan menyampaikan apresiasi atas dedikasi peserta selama mengikuti program. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah bukti bahwa siswa-siswa Humbang Hasundutan memiliki potensi besar ketika diberikan kesempatan dan pendampingan yang tepat.

“Saya bangga dengan kalian semua. Prestasi ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Humbang Hasundutan. Ilmu yang kalian dapatkan harus dibagikan kepada teman-teman kalian di sekolah dan menjadi inspirasi bagi banyak anak lainnya,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong program pembinaan pendidikan yang berkelanjutan, khususnya terkait pengembangan bakat matematika dan sains.

Ucapan Terima Kasih dari Peserta Didik

Pada kesempatan tersebut, para peserta didik turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Humbang Hasundutan atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Mereka menilai bahwa kesempatan mengikuti program bergengsi seperti GIP dapat terwujud berkat komitmen Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan dalam memajukan pendidikan.

Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua, guru pembimbing, serta Tim Gasing yang telah mendampingi mereka selama berbulan-bulan pelatihan di Jakarta. “Kami mendapatkan banyak hal baru, mulai dari cara berpikir cepat, logis, sampai strategi lomba. Terima kasih atas dukungan semua pihak,” ujar salah satu peserta.

Tim GASING Humbahas Juga Toreh Prestasi Nasional

Dalam momen penyambutan tersebut, hadir pula Tim Matematika GASING Humbang Hasundutan yang sebelumnya berhasil meraih juara pada ajang Olimpiade Matematika GASING Nasional (OGN) 2025 pada September lalu. Kehadiran mereka semakin menegaskan bahwa ekosistem pembinaan matematika di Humbang Hasundutan semakin kuat dan produktif.

GIP sebagai Model Pembinaan Berkelanjutan

Program GIP yang ditempuh sepanjang Maret–November menjadi contoh model pembinaan jangka panjang yang efektif. Dengan durasi hampir sembilan bulan, siswa mendapatkan pendalaman materi, latihan intensif, serta pengalaman kompetisi nyata. Hal ini menjadi pondasi penting bagi daerah dalam meningkatkan kualitas SDM masa depan.

Pemerintah daerah berharap peserta GIP dapat menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing serta menjadi cikal bakal mentor matematika lokal—sebuah upaya menciptakan regenerasi talenta yang berkelanjutan.

📝Redaksi: ribaknews.id — Aktual, Kritis, dan Terpercaya (Jonaer Silaban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *